
Harga emas (XAU/USD) berubah datar menjadi $2.915 pada saat penulisan pada hari Rabu (12/3) menjelang rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Februari. Konsensus pasar adalah untuk perlambatan dalam semua ukuran inflasi, baik pengukur bulanan maupun tahunan. Namun, banyak analis dan ekonom telah berkomentar bahwa pendekatan tarif AS saat ini akan menjadi inflasi bagi AS, yang dapat terlihat dalam angka-angka.
Sementara itu, para pedagang masih berhati-hati tentang tarif setelah Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berkomentar bahwa jika AS ingin menekan Tiongkok dengan tarif baja dan aluminiumnya. Sementara itu, Eropa berkomitmen untuk menerapkan tindakan balasan pada tanggal 13 April. Di sisi geopolitik, kesepakatan gencatan senjata di Ukraina yang ditengahi oleh AS telah diajukan ke Rusia untuk dipertimbangkan.
Intisari harian penggerak pasar: CPI akan menggerakkan taruhan Fed
Saham konsumsi Tiongkok naik karena pertemuan politik tahunan negara itu berakhir dengan dukungan untuk permintaan domestik. Perusahaan perhiasan Hong Kong memimpin kenaikan, didukung oleh permintaan aset safe haven untuk proksi Emas, Bloomberg melaporkan.
Wall Street semakin gelisah karena investor semakin gelisah dengan kebijakan tarif yang tidak menentu, inflasi yang tinggi, dan laju pelonggaran suku bunga Federal Reserve (Fed) yang tidak diketahui. Peramal pasar di bank, termasuk JPMorgan Chase & Co. dan RBC Capital Markets, telah meredam seruan optimis untuk tahun 2025 karena tarif Trump memicu kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi, Bloomberg melaporkan.
CME Fedwatch Tool melihat peluang 97,0% tidak ada perubahan suku bunga dalam pertemuan Fed mendatang pada 19 Maret. Peluang penurunan suku bunga pada pertemuan 7 Mei saat ini berada di 39,5%.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...